Kampung tradisional ini
terletak di desa Senaru kabupaten Lombok Utara, Nusa
Tenggara Barat. Desa ini sangat dekat dengan Gunung Rinjani. Ada sebanyak 15-an rumah adat
sasak yang masih berdiri kokoh dengan bangunan yang sangat khas zaman dahulu
dengan beratap alang-alang dan bambu, serta berlantai tanah. Bentuk rumah-rumah
tradisional ini juga sangat seragam dan memiliki empat tiang yang disebut
sekepat. Pembangunan rumah di lakukan dengan konsep
berhadapan atau konsep cermin dan di setiap dua rumah didirikan bangunan tempat
duduk atau tempat bersantai-santai yang dinamakan berugak . sedangkan di luar bangunan
rumah dekat pagar didirikan kandang-kandang ternak. Seperti kandang ternak
ayam, kandang ternak sapi, kandang ternak kambing, kandang ternak burung
merpati dan kandang ternak lainnya tergantung dari pemilik rumah.
Kampung yang terdiri dari
sekitar kurang lebih 20 KK ini juga bukan hanya rumahnya saja yang tradisional, namun
juga perlengkapan-perlegkapan yang mereka gunakan untuk kegiatan sehari-hari
juga masih sangat tradisional serta tradisi/adat di perkampungan ini juga masih sangat kental, misalnya tradisi tidak boleh membenahi rumah
dan sekitar perkampungan jika pada bulan Muharram dan safar tiba, tetapi baru
boleh dikerjakan pada bulan Maulid (Rabiul awwal), tradisi menumbuk padi,
menyimpan padi di tempat yang khusus yang disebut lumbung padi, serta
perabot-perabot yang digunakan juga merupakan alat-alat tradisonal seperti
memasak menggunakan kayu atau jangkih dan memasak menggunakan kendi atau
mereka menyebutnya dengan sebutan kemek.
Rumah yang berjejer rapi layaknya jejeran yang mencerminkan sebuah
ketulusan dan keikhlasan masyarakaat dahulu dalam membangunnya tampak jelas dengan pagar bedeg beratap alang-alang
menambah keindahan perkampungan tradisional ini. Apalagi di sekitar kampung ini
di kelilingi oleh kebun kopi sehingga menambah estetika wilayah setempat serta
udaranya masih sangat bersih dari polusi serta sangat sejuk, sesuai dengan
keadaan sekitar yang masih alami dan tradisional.
Lokasi pengambilan gambar : Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB.
Waktu pengambilan Gambar : 07 November 2017.
Lokasi pengambilan gambar : Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB.
Waktu pengambilan Gambar : 07 November 2017.

Lombok memang banyak kekayaannya
BalasHapusMasya Allah aku terpana melihat keelokan desanya.. ♥
BalasHapusNice.
BalasHapusAjak kita juga ksna lain kali
Wahh. Pengen ke sana.
BalasHapusMari kita lestarikan budaya.
Salam budaya
Wahh. Pengen ke sana.
BalasHapusMari kita lestarikan budaya.
Salam budaya
Mantap
BalasHapusBukti real bahwa Tidak selamanya kemewahan mendatangkan kenyamanan, tapi kenyamanan bisa didapat dari kesederhanaan.
BalasHapusSehingga dari kesederhanaan ini menjadikan mereka sebagai salah satu ciri khas daerah kita... #sukusasak#sederhana&berkah
Good!!
BalasHapusmantap
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSangat bermanfaat. Trims !
BalasHapusWah kabupaten Lombok utara keren.. Kampungku
BalasHapusBagus sekali, jadi ingin pergi kesana.
BalasHapusSenaru keren
BalasHapusKerennn bgtt
BalasHapusBaguss
BalasHapusMantap
BalasHapusKerenn👍
BalasHapusTerimakasih atas informasi yang sangat bermanfaat ini,,ternyata masih banyak bangunan-bangunan tradisional yang banyak mengandung filosofi.
BalasHapussaya baru tau tentang ini. terima kasih kak.
BalasHapusBAGUS SEKALI.
BalasHapusSetil banget menambah wawasan
BalasHapusinformasi yg menarik.
BalasHapusTerimakasih, sangat bermanfaat ...
BalasHapusTerimakasih, sangat bermanfaat ...
BalasHapus